29 Juni 2013
Sekilas kembali
ke masa itu, saat pertama kali kuucapkan selamat ulang tahun untukmu di tengah
malam yang dingin, masih ku ingat bagaimana aku mati2an bangun pukul 00.00 agar
bisa menjadi orang yang pertama memberikan ucapan Happy Birthday di 16 tahun usiamu. Siangnya aku pun harus berusaha
membujuk salah seorang sahabat kita untuk menemaniku datang ke rumahmu
memberikan kado ulang tahunmu. Masihkah kau ingat kado apa yang ku berikan???
Yap...aku memberimu sebuah topi yang ku beli dengan mengumpulkan sisa-sisa uang
jajan..hehhehe...dan aku dengan polosnya berfikir bahwa akan sangat keren jika
memberimu 16 macam kado, maka jadilah aku membeli berbagai macam makanan kecil
agar kadonya lengkap menjadi 16 hahahha....*padahal yang suka makanan kecil itu
adalah aku,,,hehe..kalo ga salah sampai ada permen yang udh bersemut ada di
dalamnya,,hihi..norak sekaliii...Beberapa hari setelahnya, aku juga dikagetkan
karena mamamu meneleponku dan mengundangku untuk datang ke rumahmu. Wooww,,,hari
itu sungguh amazing sekali karena
untuk pertama kalinya aku ikut berkumpul bersama keluarga besarmu merayakan
ulang tahun keluarga ibaratnya seperti calon menantu datang ke rumah calon
mertua untuk pertama kalinya,,ceiilleeee. Sungguh aku sangat malu jika harus
mengingat kecanggunganku saat itu, ingat bagaimana aku disuruh cuci piring
(*meski hanya gertakan saja), disuruh foto berdua, disuapin kue, hadeeuhh...sampai
saat sekarang pun aku masih malu untuk melihat foto2 jelekku
itu..-_-hehe...tapi itu pertama kalinya juga aku merasa dianggap sebagai bagian
dari keluargamu yang sangat menyenangkan.
Tahun berikutnya
mungkin kita telah lebih dewasa dan banyak hal yang kita lalui selama setahun
terakhir apalagi itu bertepatan dengan sweet
seventeenmu, jauh hari sebelumnya aku ingin menyiapkan kado spesial untukmu
tapi apa daya aku hanyalah siswa kere yang jarang punya uang lebih, maka aku
berjanji pada diriku sendiri akan memberimu kado saat aku punya uang suatu hari
nanti (dimana hari saat aku hendak membelikan kado untukmu juga merupakan hari
kepergianmu L). Untuk mengganti kado maka ku buatlah
sebuah puisi pendek yang ku berikan dengan segenap keberanian,,,hehhe...tapi
kau malah bilang ini kado terindah buatmu,,
ini puisi yang pernah ku tulis untukmu sebagai pengganti kado itu..
Jam dinding kembali hadirkan
detik
Tik
tok..pukul oo lewat 1 menit
Harimu
dimulai dengan 17 tahun usiamu
Tiada
kata yang mampu ungkapkan rasa
Tiada
lirik yang sanggup lukiskan jiwa
Sebersit
asa muncul
Menyelinap
ke relung hati
Hadirkan
pelangi di setiap helai hari
Inginku
rajut mimpi jadi kenyataan
Sebagai
kado terindah buatmu
Namun
sang penguasa waktu melarangku
Mungkin
hanya rangkaian puisi ini ucapan selamat dariku
Mentari
Berparas Senyum, 29 Juni 2006
Meski hanya dua
kali kita bersama merayakan ulang tahunmu di penghujung juni yang indah itu
namun di tahun-tahun berikutnya, saat juni hadir kembali pasti ada aura
tersendiri yang menyelinap ke dalam relung hati, karena juni adalah bulan
dimana kau dilahirkan ke dunia dan tumbuh menjadi ‘dedek kesayangan’ buat Mama,
Ayah dan Bg Bhide, menjadi ‘kiching’ kebanggan buat Diwa dan Naka dan menjadi
‘someone special’ buat seorang Mutia serta menjadi ‘best friend’ buat
sahabat-sahabat kita tercinta. Meski ragamu tak disampingku lagi tapi aku akan
selalu ingat bahwa kau pernah hadir menjadi sosok yang mengisi lembar-lembar
hariku dengan penuh warna, menjadi pusat cerita yang tak pernah henti aku tulis
serta menjadi kenangan yang selalu indah untuk diceritakan. Semangatmu akan
selalu ada di hati kami semua.
Hari ini, 24
tahun yang lalu telah lahir seorang anak manusia yang sangat kami cinta dan kini
kembali dengan segenap keberanian yang sama seperti saat itu ingin kuucapkan
Selamat ulang
tahun sahabat, cinta dan kenangan indahku
Alm. Dhani
Harmien Ma’ar a.k.a De 2nd Prince
Semoga selalu
bahagia dan tenang di sana, diberikan tempat yang sebaik-baiknya di sisiNya,
dilapangkan kuburnya, diampuni segala dosa dan diterima segala amal ibadahnya,
kelak kami pun akan menyusulmu..
We always miss
u...<3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar