Selasa, 29 November 2011

30 November 2004====>30 November 2011


Memoar of 30 November

Masih ku ingat jelas, siang itu 30 November 2004, kau menghadang langkahku sepulang sekolah. Mengikutiku dan terus bertanya padaku tentang jawaban permintaanmu semalam. Aku hanya terdiam dan tak tau harus berkata apa, tapi di ujung perjalanan akhirnya ku beranikan diri mengatakan “ya” untuk hatimu. Ku lihat senyum merekah di wajahmu saat itu dan aku tak tau pasti bagaimana perasaanku, yang ku tau ada banyak bunga yang tiba-tiba bermekaran di hatiku. Itulah awal kisah ini dimulai, bertahun2 yang lalu saat masih berseragam abu-abu. Mungkin kala itu rasaku untukmu belum begitu tumbuh, karna saat itu aku hanya ingin mencoba melihat hatimu dengan hatiku. Dan ternyata rasa itu kian mendalam setelah hari-hari kulalui bersamamu. Hari dimana tawa menjadi bagian dalam setiap langkah kita. Hari itu, tak pernah ada yang berfikir jika semua kan berakhir dengan air mata. Tak kan ada yang menyangka jika waktu yang kita punya ternyata amatlah singkat. Namun, kenangan yang ditorehkan dalam tenggat waktu singkat itu begitu banyak. Mungkin jika kau masih ada disini, kita bisa mengenang kembali yang t’lah terjadi sembari bercerita tentang impian akan hari esok yang tak pasti. Namun semua tinggal cerita. Tapi.... kita tak bisa menolak takdir. Karena walau kita pernah bersama merajut mimpi, Tuhan punya skenario lain yg mengharuskan kita menutup satu mimpi untuk membangun mimpi yang lain.
Hari ini, aku hanya ingin mengingat hari itu, bukan ku tak ikhlas melepasmu atau bukan juga ku tak bisa membuka hatiku. Mungkin 7 tahun bukanlah waktu yang singkat dan perlahan waktu bisa merubah segalanya. Tapi, aku hanya ingin berhenti sebentar, dan mengingat kembali detik-detik dimana kau menunggu jawabanku itu. Mengingat kembali lagu yang kita nyanyikan bersama, membayangkan kau tersenyum berdiri di sampingku. Banyak hal yang t’lah ku alami, perjalanan panjang t’lah kutempuh, ada banyak cerita yang ingin ku bagi denganmu, tapi sayang kau tak duduk disampingku lagi.Namun satu hal yang ku yakin, kau pasti berharap semua bahagia bukan???
Tersenyum dan Bahagialah di sana...